Jumat, 10 September 2010

Cicak atau Laba-laba kah Anda???

Siapa yang tidak tau cicak? siapa yang tidak kenal laba-laba?
hampir semua orang pernah melihat hewan ini.
pernahkah anda belajar dari kedua hewan ini?

yaaa...tidak semua orang belajar dari kedua hewan ini. Tapi tanpa disadari kehidupan manusia didunia ini seperti kedua hewan ini khususnya dalam mendapatkan penghasilan. Dari kedua hewan ini kita bisa belajar konsep bisnis paling dasar. Konsep berpenghasilan paling utama yang bisa mengubah hidup anda. Berikut beberapa hal yang dapat kita pelajari dari cicak dan laba-laba:


1. Cicak tidak putus asa dan terus berusaha mendapatkan makanannya. setiap hari cicak mengejar, menyergap dan menangkap mangsanya untuk bertahan hidup. Laba-laba juga tidak putus asa, akan tetapi berbeda dengan cicak, laba-laba tidak langsung menyergap dan menangkap mangsanya. ia punya strategi lain yaitu membangun jaring.
2. Hasil kerja cicak langsung terlihat. Setiap kali bekerja, cicak langsung dapat melihat hasil usahanya apakah dia berhasil atau gagal dalam usahanya. Laba-laba membbutuhkan waktu lebih lama untuk membuat jaring. Lalu laba-laba harus menunggu apakah jaringnya menghasilkan tangkapan atau tidak. Butuh kesabaran dan waktu lebih.
3. Cicak terus bekerja untuk dapatkan hasil. Untuk bertahan hidup cicak harus tetap bekerja. Setiap kali butuh makanan maka cicak harus tetap mengejar, belari dan menangkap mangsanya.jika tidak bekerja berarti tidak bisa makan. Sedangkan labalaba hanya bekerja ketika awal saja yaitu ketikamembuat jaring dan menentukan tempatn yang tepat.ketika menemukan tempat strategis dan jaringnya selesai dibuat, maka laba-laba tidak perlu bekerja lagi seperti cicak. Bersantaipun laba-laba bisa mendapatkan penghasilan.
4. Ketika tidur cicak tidak produktif, karena cicak tidak bisa mendapatkan mangsa. Sedangkan laba-laba masih bisa produktif, bahkan ketika tidur. Karena mangsa laba-laba sudah tertangkap dijaringnya.
5. Kemampuan cicak untuk menangkap mangsa terbatas, karena cicak hanya mengandalkan dirinya sendiri tanpa alat bantu. Sedangkan laba-laba bisa menangkap lebih banyak karena menggunakan alat bantu jaring.
6. Ketika mati cicak tidak meninggalkan warisan apa-apa, karena penghasilan cicak hanya untuk memenuhi kebutuhan saat itu. Sedangkan laba-laba meninggalkan warisan karena laba-laba mengangkap serangga dengan aset jaring yang ia buat. Sekalipun sudah mati selama jaringnya tidak rusak maka jaring tersebut masih bisa untuk menangkap tangkapan baru yang bisa dimanfaatkan untuk anak-anaknya.

Dari beberapa hal diatas dapat kita lihat perbandingan cara memperoleh pengasilan antara cicak dan laba-laba. Cara itulah yang digunakan manusia dalam menghasilkan uang, tetapi mayoritas penduduk dunia menggunakan cara cicak untuk mendapatkan penghasilan. Manusia lebih senang menjadi pegawai atau bekerja untuk orang lain dan menerima gaji. Karena dengan menjadi pegawai bisa mendapatkan penghasilan tetap. Cara seperti cicak memang aman tetapi kita tidak pernah menyadari bahwa suatu saat kita tidak bisa bekerja karena suatu hal. Lain halnya dengan cara bekerja laba-laba yang hanya dilakukan oleh sedikit manusia. Dengan menggunakan cara laba-laba manusia dalam mendapatkan penghasiilan harus membuat aset terlebih dahulu, mereka harus mengincesttasikan waktu, pikiran dan uangnya. Cara ini kita kenal sebagai aset bisnis. Dengan cara ini belum bisa menikmati hasil diawalnya, biasanya butuh waktu untuk membangun aset. Namun setelah asetnya terbangun dan berjalan maka penghasilan akan terus didapatnya secara terus menerus walaupun kita tidak bekerja lagi bahkan bisa diwariskan kepada anak-anak selama asetnya masih bekerja.
Dengan kata lain cicak adalah simbol pekerja keras sedangkan laba-laba adalah simbol pekerja cerdas.

Setelah membaca artikel diatas cara kerja mana yang lebih menarik diikuti?

Terima kasih,
semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar