Senin, 09 Maret 2009

ABU MACEL KEMALINGAN

Salah satu kalender kegiatan para maling adalah menjelang pemilu. Politisi sibuk mengurus partai dan konstituennya, maling juga sibuk mengatur jadwal kegiatannya. Rumah Abu Macel dijadikan daerah tujuan maling.
Rupanya para maling itu sudah merencanakan jauh sebelumnya untuk mengunjungi rumah Abu Macel. Sehingga dia tahu betul malam itu Abu Macel sedang tak berada di rumah seharian, liburan di desa sebelah.
Dua buah sepeda pancal milik anaknya raib digondol maling. Sebagai warga yang baik ia langsung menelpon ke kantor Polisi Pamong Desa Nyelekit. Lumayan buat memberikan data tambahan bagi petugas keamanan untuk menjadi laporan tahunan.

"Hallo...hallo, ini kantor Polisi Pamong Desa?" kata Abu Macel.
"Ya, betul ada apa ?" jawab Petugas Piket.
"Tolong pak, semalam dua buah sepedah anak saya digondol maling, tolong segera dikejar pak." Lapaor Abu Macel.
Wah maaf Pak, hal itu tak mungkin saya lakukan.” Jawab Petugas.
“Lho anda ini gimana sih, sebagai petugas anda berkewajiban menerima laporan warga, kemudian anda menindak lanjutinya dengan mengejar maling itu.” Kata Abu Macel.
“Ya Pak saya faham, tapi…..” kata Petugas. “Tapi apa…?” Abu Macel memotong.
“Tapi saat ini dikantor jaga hanya ada sepeda pancal saja pak, sementara sepeda motor dan mobil masih digunakan untuk tugas lain.”

Sumber : www.abumacel.com
Koran Lombok Post


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar